Website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs yang terdapat dalam sebuah domain atau subdomain yang berada di dalam World Wide Web (WWW) di internet.  untuk membuat sebuah website anda harus mengerti jenis website apa yang akan anda buat, dan bahan apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan website, serta harus mengerti bahasa pemerograman yang bisa digunakan dalam membangun website atau menggunakan plugin yang bisa anda gunakan dalam pembuatan website tanpa harus menggunakan bahasa pemerograman. atau anda jika anda ingin alternatif yang biasanya digunakan oleh banyak orang adalah dengan menggunakan layanan Jasa Pembuatan Website sesuai dengan kebutuhan anda, baik itu menggunakan bahasa pemerograman ataupun  menggunkan plugin.

 

kali ini admin akan menjelaskan sebuah bahasa pemerograman yang sangat populer dikalangan programing.  

 

Sebagai salah satu jenis bahasa pemrograman, PHP tergolong dalam bahasa tingkat tinggi. Susunannya dapat terdiri dari angka, huruf, simbol, serta menggunakan kode-kode khusus berasal dari istilah yang sering dipakai manusia. 

 

Singkatan dari Personal Home Page, kini disebut dengan Hyper-text Pre-processor, sering kali dipakai dalam pengembangan situs web dinamis karena dapat memberikan fasilitas interaksi antara pengguna situs dan server. Server sendiri merupakan sistem jaringan komputer yang menjalankan program untuk mengendalikan segala akses terhadap basis data di dalamnya. 

 

Bahasa pemrograman satu ini bersifat scripting server-side. Script atau skrip adalah istilah dalam dunia pemrograman untuk menyatakan instruksi dalam bentuk kode ketika sebuah program dijalankan. Sementara itu, server-side berarti proses pengolahan skrip akan dilakukan oleh server. Artinya, segala bentuk pengolahan data, baik pembuatan, penerjemahan, penambahan, maupun penghapusan data berlangsung di komputer server (backend).  

 

Karakteristik Personal Home Page

Salah satu situs web populer yang memanfaatkan bahasa pemrograman ini adalah raksasa media sosial, Facebook. Tentunya ada alasan tersendiri mengapa Mark Zuckerberg dan kolega menggunakan skrip tersebut dalam software development Facebook. Pilihan tersebut bisa jadi didasarkan pada tujuh karakteristik Personal Home Page yang membuatnya dinilai lebih praktis. 

 

Ketujuh karakteristik itu adalah sederhana, efisien, aman, fleksibel, familier, terbuka, serta berorientasi pada objek. Berikut penjelasan singkat masing-masing karakteristik tersebut. 

 

1. Familier (Familiarity)

Sebagian besar sintaksnya merupakan turunan dari bahasa pemrograman lain yang lebih tua, seperti C atau Pascal. Dengan begitu, pengembang situs web dapat dengan mudah memahami sekaligus menerapkannya. 

 

2. Sederhana (Simplicity)

Skrip tidak menggunakan deretan kode library yang harus dihafalkan seperti dalam bahasa C atau Pascal. Pemrogram tidak perlu mendefinisikan fungsi utama terlebih dahulu menggunakan kode library. Sederhana, cukup dengan membuka dan menutup tiap-tiap perintah memakai simbol (<?) dan (?>).    

 

3. Berorientasi Objek (Object Oriented) 

Metode penyusunan skrip berorientasi pada objek, yaitu menggunakan variabel yang mengandung unsur data sekaligus fungsi atau prosedur. Terdapat dua aspek utama, yaitu kelas (class) dan objek (object). Class mendefinisikan jenis atau tipe objek, sedangkan Object merupakan varian spesifik dari kelas-kelas tersebut.

 

4. Efisien (Efficiency)

Keuntungan dari metode skrip berorientasi objek adalah efisiensi. Skrip bahasa pemrograman ini memiliki struktur logis dan jelas sehingga lebih mudah dibaca dan dipahami. Itu akan memudahkan pemrogram jika ingin melakukan perawatan, modifikasi, atau perbaikan yang bertujuan untuk mendapatkan susunan paling ringkas dan membutuhkan waktu eksekusi paling singkat.  

 

5. Aman (Security)

Bahasa pemrograman satu ini mendukung banyak opsi pengamanan data. Bisa dengan menerapkan kode fungsi khusus, seperti htmlspecialchars, ENT_QUOTES, $IP = getenv ( “REMOTE_ADDR” ), dan lain-lain; menggunakan aplikasi pihak ketiga, seperti PDO, SSL, atau memanfaatkan pengaturan mesin peramban; atau menggunakan metode lain, seperti membuat root document dan melakukan pembaruan secara teratur. 

 

6. Fleksibel (Flexibility)

Personal Home Page dapat ditanamkan ke dalam bahasa skrip lain, seperti HTML, Javascript, XML, dan lain sebagainya. Pengembang situs web bisa menjalankan fungsi-fungsi kode skrip menggunakan jenis gawai apa saja, baik ponsel pintar, tablet komputer jinjing, maupun desktop. Sebagai bahasa script server-side, berarti eksekusi skrip berlangsung di komputer server.  

 

7. Terbuka (Open Source)

Sumber kode tersedia buat siapa saja. Semua orang dapat mengunduhnya secara gratis. Para pengembang situs web juga dipersilakan membagikan rangkaian skrip mereka yang telah berhasil untuk dapat diakses siapa saja tanpa memungut biaya sepeser pun. 

 

Terlebih lagi, kini telah banyak forum-forum dan komunitas pengulik Personal Home Page yang beredar di internet. Ini akan memudahkan pemula untuk mencari wawasan seputar bahasa pemrograman tersebut.  

 

Cara Kerja Personal Home Page

Secara ringkas, pemula dapat memahami cara kerja bahasa pemrograman ini dengan memperhatikan apa yang terjadi ketika mengakses sebuah situs web melalui mesin peramban. 

 

Proses Membuka Situs Web

Pertama-tama, silakan membuka mesin peramban. Pada awalnya, Anda akan mendapatkan tampilan halaman kosong karena belum mengirimkan permintaan kepada peramban untuk memuat alamat situs web apapun. Selanjutnya, ketikkan alamat situs tertentu di kolom yang tersedia, misalnya softwareseni.co,id, lalu tekan ‘enter’. Dalam waktu singkat, peramban akan menampilkan halaman dari alamat situs yang telah Anda masukkan.

 

Meski terjadi dalam waktu singkat, sebenarnya peristiwa tersebut melibatkan proses yang cukup kompleks. Awalnya, peramban akan mengirimkan permintaan ke hosting server untuk meminta salinan halaman situs yang dimaksud. Server menerima permintaan dari peramban, kemudian mencari halaman yang diminta di dalam data sistem. Setelah menemukan data halaman tersebut, server akan mengirimkannya kembali melalui jaringan internet ke mesin peramban untuk ditampilkan kepada pengguna.

 

Hosting sendiri adalah media yang menampung penyimpanan data situs web dan mengalokasikannya ke dalam server. Hosting inilah yang memerintahkan server untuk mencari dan menemukan data situs web, lalu mengambilnya untuk dikirimkan kembali ke mesin peramban, memanfaatkan jaringan internet. 

 

Sedikit info singkat tentang SoftwareSeni, perusahaan ini menawarkan jasa pengembangan produk digital, seperti software development, website development, mobile app development, sekaligus menyediakan servis IT consultant dan software house. Hadir dengan standar operasional, teknologi beragam, serta staf dengan jam terbang tinggi, layanan SoftwareSeni telah teruji di dunia internasional. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi dengan kualitas kerjanya, yang itu bisa Anda lihat sendiri di sini. 

 

Saat PHP Berperan

Mesin peramban merupakan perangkat lunak yang berfungsi sebagai media untuk menampilkan halaman situs web. Namun, pada dasarnya peramban hanya mengenali beberapa jenis konten halaman web, di antaranya HTML, XHTML, dan Javascript. Apabila halaman mengandung data bahasa pemrograman ini, peramban tidak akan mampu mengenalinya sebelum diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa konten yang dimengerti.

 

Personal Home Page tergolong sebagai bahasa penerjemah yang mampu menafsirkan kode sumber menjadi kode mesin, sekaligus mengeksekusi perintah dalam waktu yang sama. Kode dituliskan oleh pengembang situs menggunakan konfigurasi khusus agar dapat memproses data yang berisi pernyataan bahasa tersebut. Umumnya ditulis dengan ekstensi .PHP dan berada dalam direktori root web, secara default di folder public atau public_html.

 

Mencermati halaman login media sosial adalah salah satu cara paling mudah memahami cara kerja bahasa pemrograman ini. Halaman tersebut berisikan formulir atau kode HTML berupa kumpulan kolom isian data. Ketika Anda memasukkan username dan password, lalu mengeklik ‘masuk’, formulir akan diproses oleh server.  

 

Hosting memberi perintah kepada server lalu Personal Home Page menerjemahkan perintah, menguraikan, dan memproses pengolahan data. Selanjutnya, data setelah diproses akan dikirimkan kembali oleh hosting server dan sampai dalam bentuk HTML yang baru di mesin peramban. Biasanya halaman pertama setelah memasukkan kode login adalah Beranda atau Home. 

 

Memasang PHP

Anda dapat mencoba menggunakan PHP untuk membuat konten dinamis, misalnya menampilkan pesan pembuka. Namun, terlebih dulu Anda perlu menyiapkan server yang bisa menangani skrip tersebut.

 

Tak perlu terburu-buru menghubungi layanan hosting dan semacamnya. Anda dapat menjajalnya langsung di komputer menggunakan program khusus untuk mengonstruksi server lokal, seperti WAMP atau XAMPP. Kedua perangkat lunak tersebut dapat diunduh secara gratis. Kemudian, Anda perlu menjalankannya di komputer dengan mengikuti instruksi yang telah banyak tersedia di internet. 

 

1. Pengaturan WAMP

Setelah WAMP berhasil terpasang di komputer, temukan foldernya dan jalankan menu Localhost. Menu Localhost akan menampilkan konfigurasi server beserta berbagai submenu akses untuk proyek situs yang sedang Anda buat. Pada bagian paling bawah, temukan submenu Tools dan klik tautan bertitel PHPinfo(). Jika tautan tersebut menampilkan info halaman bahasa pemrograman ini, maka proses instalasi telah berhasil. Itu berarti Anda sudah memiliki server lokal yang mampu menjalankan fungsi Personal Home Page.

 

Sekarang kembalilah ke menu awal untuk mengakses direktori file. Menu tersebut akan bertitel www directory, berisikan semua folder dan file dari situs web. Www directory berfungsi sama seperti folder Public.html pada server situs web.  Di sini akan terdapat file dengan ekstensi .PHP yang bisa Anda akses untuk mulai mencoba skrip. 

 

Buka mesin peramban, lalu ketikkan “localhost/(nama file .PHP)”, peramban akan menampilkan halaman tersebut dalam format HTML. 

 

2. Pengaturan XAMPP

Instalasi Xampp berhasil, sekarang bukalah aplikasi tersebut. Pada halaman konfigurasi awal, pilih opsi Start pada baris Apache dan MySQL untuk memerintahkan dua basis data tersebut beroperasi.

 

Jika sudah, jalankan mesin peramban lalu ketik “localhost/PHPmyadmin” di kolom tautan pencarian.  Peramban kemudian akan menampilkan halaman Admin, tempat Anda dapat mengakses file situs web. Di situ pula Anda dapat mengolah database MySQL dan mulai membuat file uji coba. 

 

Pengertian Fungsi PHP

Sebelum mengenal fungsinya, terlebih dahulu Anda perlu mengetahui tentang file PHP, tipe data, serta variabel-variabelnya. File ini, seperti telah disebutkan sebelumnya, memiliki ekstensi .PHP dan pada pengaturan bawaan ditempatkan di folder Public atau Public.html. 

 

File akan berisi rangkaian kode yang dimulai dengan sintaks <?PHP dan diakhiri dengan ?>. Di antara sintaks tersebut, biasanya juga disertai dengan komentar sebagai cara untuk memperjelas pengaturan rangkaian kode. Dalam hal ini, komentar bukan dianggap sebagai suatu aturan sehingga mesin tidak akan membacanya sebagai instruksi. 

 

Variabel dan Tipe Data

Untuk membuat situs web dinamis, terdapat alokasi variabel dengan parameter tertentu yang disebut dengan tipe data. Variabel merupakan wadah dari data-data yang akan dimasukkan nilainya. 

 

Metode penulisan variabel telah diatur secara baku, yakni diawali dengan simbol ($), lalu diikuti underscore (_) tergantung kebutuhan. Nama variabel hanya boleh ditulis dengan menggunakan huruf dan angka. 

 

Setiap nama yang ditulis semuanya dengan huruf besar, huruf kecil, atau kombinasi keduanya akan dibaca sebagai variabel yang berbeda. Jadi, pemrogram perlu memastikan sebuah variabel yang dipakai berulang-ulang, ditulis dengan kombinasi huruf dan angka yang sama persis. 

 

Nilai sebuah variabel dinyatakan dalam beberapa jenis tipe data. Penulisannya dimulai dengan tanda (=), tepat setelah nama variabel. Sementara itu, tipe data terdiri dari tujuh jenis, antara lain integer, float, Boolean, string, array, object, dan null. 

 

Integer adalah tipe data yang dinyatakan dalam angka bilangan bulat, sementara float berisi bilangan desimal. Penulisan keduanya dilakukan secara langsung, tanpa menggunakan simbol. Namun, jika rangkaian kode memiliki beberapa jenis variabel sekaligus, setiap nilai variabel dibedakan dengan memberi tanda titik koma (;). 

 

Boolean merupakan tipe data yang berbeda. Nilai pada Boolean dimaksudkan untuk menjelaskan suatu kondisi tertentu sehingga tidak dinyatakan dengan angka, tetapi menggunakan istilah true atau false. Tipe data strings pun demikian; hanya saja nilainya berbentuk teks kalimat yang menyatakan sesuatu. Penulisannya diawali dan diakhiri dengan tanda petik (“ “).

 

Tipe data berikutnya, Array bersifat lebih kompleks karena berisi himpunan data. Penulisannya menggabungkan teks huruf dan nilai bilangan bulat. Fungsinya hampir sama seperti sebuah rak dapur yang berisi berbagai macam perkakas, misalnya piring, sendok, dan garpu. Nama perkakas tersebut menyatakan tipe data array, sementara jumlah item yang tersedia menyatakan nilainya.   

 

Object, seperti sempat disinggung di awal pembahasan, juga merupakan tipe data kompleks yang di dalamnya berisi informasi mengenai aturan pengolahan data. Object umumnya juga mengandung tipe data lainnya sehingga penulisannya tergantung tipe data yang dimasukkan. 

 

Sementara itu, null merupakan tipe data yang mendefinisikan kekosongan atau menunjukkan bahwa variabel yang tertulis masih belum memiliki nilai atau data. Nilai pada tipe data ini dituliskan dalam bentuk teks (null) huruf kecil atau besar. 

 

Fungsi PHP

Istilah ‘fungsi’ di sini berbeda dengan pengertiannya secara harfiah. Dalam dunia pemrograman, fungsi merupakan istilah lain dari rangkaian instruksi berupa kode program. Fungsi adalah rangkaian kode yang disertai dengan beberapa tipe parameter tertentu untuk memproses sebuah instruksi spesifik. 

 

Fungsi memungkinkan pemrogram dapat membuat satu instruksi untuk dijalankan berkali-kali. Instruksi dibuka dengan menuliskan istilah-istilah khusus, kemudian memberikan parameter dan nilai untuk membuatnya dinamis. Lebih lanjut, sebuah fungsi bisa menjadi induk yang memuat fungsi-fungsi lebih spesifik lainnya.

 

Fungsi terbagi menjadi tiga jenis, antara lain fungsi bawaan (built-in), fungsi yang ditetapkan pemrogram (user-defined), dan fungsi eksternal. Berikut penjelasan singkat dari masing-masing jenis fungsi tersebut.

 

1. Fungsi Built-in 

Memiliki sekitar 1.000 fungsi bawaan. Ribuan fungsi tersebut terbagi menjadi beberapa klasifikasi, tetapi yang paling umum dipakai adalah fungsi untuk mengelola string, array, dan file. Fungsi tersebut dapat dipanggil langsung dengan menuliskan istilah yang dipakai. Sementara itu, fungsi lain selain fungsi di atas tidak lagi perlu ditulis ulang karena sistem akan mendeklarasikannya secara otomatis. 

 

2. Fungsi User Defined (UDF)

Pengguna dapat membuat fungsi baru hasil kustomisasi sendiri dan memadukannya dengan fungsi bawaan. Fungsi UDF biasanya digunakan jika fungsi bawaan yang tersedia tidak sesuai dengan kebutuhan pemrogram. Namun, kode dalam fungsi UDF tidak boleh memakai istilah yang sama dengan kode bawaan agar mesin dapat mengenalinya.

 

3. Fungsi Eksternal

Fungsi eksternal adalah daftar kode yang tersedia di library, tetapi masih belum bisa digunakan karena statusnya belum aktif. Biasanya fungsi tersebut terletak di file yang terpisah dari modul PHP. Untuk mengaktifkannya, cukup dengan melakukan registrasi dan mengoneksikannya dengan modul menggunakan perintah khusus. 

 

Rangkaian kode fungsi bersifat praktis karena dapat digunakan berkali-kali dengan satu kali pendefinisian. Ini akan memudahkan proses website development sekaligus meningkatkan efisiensi kerja pemrograman.

 

Fungsi-Fungsi Personal Home Page

Skrip ini cukup mudah dipelajari oleh pemula, meski hanya memiliki sedikit pengetahuan mengenai bahasa pemrograman. Hanya saja, untuk membuat website canggih dengan tampilan menarik, Anda juga harus memahami tentang HTML dan CSS.

 

 

Namun, secara umum, berikut hal-hal yang bisa dilakukan oleh skrip Personal Home Page. 

 

1. Membuat konten dinamis

Terdapat dua jenis situs web, yaitu website statis dan dinamis. Website statis hanya menampilkan informasi bersifat tetap dan tidak memungkinkan terjadinya interaksi dengan pengguna. Sementara itu, website dinamis berarti sebaliknya; pengguna memiliki sejumlah wewenang terbatas untuk melakukan sesuatu pada situs yang dikunjunginya.

 

Konten web dinamis menampilkan informasi yang bisa berubah-ubah sesuai kondisi tertentu. Konstruksi semacam itu tentu membutuhkan struktur skrip paling efektif agar proses pengolahan berlangsung singkat. Di sinilah, Personal Home Page dapat dipakai untuk memilah data dan menyingkirkan prosedur yang tidak perlu. 

 

2. Memodifikasi Data dalam Database

CRUD merupakan istilah untuk mendefinisikan peran Personal Home Page dalam mengolah data. Singkatan dari create, read, update, dan delete, ini berhubungan dengan fungsi-fungsi berikutnya.

 

Create adalah proses pembuatan data baru. Read merupakan proses pengambilan data, sementara Update adalah perubahan data lama ke data baru dalam database. Delete merupakan proses menghilangkan data tidak diperlukan dari database. 

 

3. Memerintah File Server

Sebagai bahasa server-side scripting yang beroperasi di server, berarti Personal Home Page dapat memiliki wewenang penuh atas data di dalam server agar melakukan suatu instruksi tertentu. Prosedur CRUD bisa memerintahkan server untuk mengolah database.

 

Skrip memberikan instruksi tertulis untuk mengambil data dari server. Apabila terjadi perulangan, segala perubahan data di server dapat langsung ditampilkan, tanpa merumuskan kode baru yang memberi instruksi sama. 

 

Skrip pun dapat memerintahkan server untuk memilah berdasarkan variabel tertentu, seperti waktu, titel, atau jumlah. Kemudian server menyajikan data setelah melalui proses pemilahan menurut variabel-variabel tersebut. 

 

4. Mengumpulkan Data Formulir

Salah satu fitur terpopuler dari Personal Home Page adalah kemampuannya dalam membuat formulir. Formulir berfungsi sebagai media untuk mengumpulkan informasi dari pengguna situs web. Ini bisa berupa informasi pendaftaran, komentar, transaksi, atau data informatif lainnya.

 

Form dibuat memakai struktur HTML, tetapi data yang masuk akan diproses dan dikumpulkan ke dalam file khusus di server, biasanya bertitel welcome.PHP. Selanjutnya, bahasa pemrograman ini dapat mengirimkannya kembali kepada pengguna dengan memakai fungsi tertentu, seperti Get dan Post. Dalam aplikasi yang kompleks, halaman yang dikirimkan bentuknya bisa sama sekali berbeda dengan data masukan.

 

5. Mengirimkan dan Menerima Cookie

Cookie adalah kumpulan rekam jejak dan aktivitas pengunjung situs web. Umumnya ini dipakai oleh website untuk mengidentifikasi penggunanya. Berupa file kecil yang tertanam pada komputer, fungsinya hampir seperti tanda pengenal. Jadi, setiap kali komputer tersebut mengunjungi halaman situs, secara otomatis akan mengirimkan cookie ke server. 

 

Salah satu aplikasi Personal Home Page paling fungsional adalah menerima dan mengirimkan cookie. Ini diterapkan hanya dengan memberikan nilai khusus sesuai kebutuhan. Variabel dan nilai cookie otomatis menjadi parameter serah terima cookie antara pengguna dan situs web. 

 

Penggunaan cookie mempermudah proses login dan pengaturan situs menurut preferensi pengguna. Selain itu juga bisa digunakan sebagai metode untuk menyajikan berbagai informasi berdasarkan minat pengguna. 

 

6. Mengatur Akses Pengguna

Bisa dikatakan bahwa bahasa pemrograman ini memiliki dua wajah berbeda yang menengahi pengguna dan server. Skrip bisa ditulis untuk meraih kendali penuh atas kode sumber di server sekaligus menentukan pembagian jenis pengguna, yang masing-masing bisa memiliki wewenang berbeda-beda. Keuntungan dari metode ini adalah menjadikan situs web lebih aman dari eksploitasi sehingga performanya tetap terjaga maksimal. 

 

Seperti halnya dalam organisasi, seorang atasan bisa saja mengerjakan tugas bawahan karena itu juga merupakan salah satu tanggung jawabnya. Sebaliknya, bawahan tak punya wewenang dan hak untuk mengerjakan tugas atasan. Dalam dunia pemrograman, Personal Home Page mampu menjalankan fungsi pembagian wewenang semacam itu. 

 

7. Mengenkripsi Data

Data situs web, apalagi yang menampung informasi sensitif milik pengguna, harus dipastikan aman dari penyalahgunaan. Enkripsi merupakan cara untuk mengamankan data yang dilakukan dengan cara mengubah informasi menjadi kode-kode yang sulit didefinisikan. 

 

Himpunan data formulir bisa langsung dienkripsi memakai skrip bahasa pemrograman ini, demikian pula dengan cookie. Proses enkripsi data biasa disebut dengan istilah hashing. Terdapat sejumlah fungsi Personal Home Page yang bisa digunakan dalam prosedur ini; masing-masing menerapkan algoritma tersendiri untuk menghasilkan kode samaran yang unik. 

 

Demikianlah pembahasan mengenai fungsi PHP, baik secara umum maupun fungsi yang berkaitan dengan susunan kode. Semoga dapat memberikan manfaat bagi semua pembaca.

By Najwa