Isuzu kampanyekan aman berlalu lintas sambut mudik Lebaran 2023

Jakarta, 18/4 – Astra Isuzu memberikan edukasi keselamatan berkendara di momen mudik Lebaran 2023 lewat kampanye “Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas” (IAABL).

“Program kampanye Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas merupakan kategori program flagship Community Development Astra dan menjadi tanggung jawab kita Isuzu sebagai distributor kendaraan,” ujar Marketing Development and Digitalization Department Head Astra Isuzu Alita Cahyaningtyas di Jakarta, Senin.

Dalam kesempatan itu, Astra Isuzu membagikan sejumlah tips aman berkendara. Pertama, dengan melakukan perawatan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Perawatan kendaraan yang dilakukan secara preventif sangat penting, bukan hanya saat kendaraan mengalami kerusakan. Sejumlah komponen kendaraan yang yang harus diperiksa di antaranya adalah sistem rem, kondisi ban, kaki-kaki, dan lampu kendaraan.

Selain itu, kondisi kendaraan secara keseluruhan, seperti mesin yang andal dan kenyamanan kendaraan juga harus dipersiapkan dengan baik.

Sebelum memulai perjalanan, penting untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh pada kendaraan dan memperbaiki segala kekurangan meskipun kendaraan sudah pernah diservis. Perawatan berkala dan inspeksi sebelum berkendara sangat dianjurkan.

Cara melihat spek laptop tanpa bongkar menggunakan direct X diagnostic

Selain persiapan kendaraan, kondisi fisik dan mental pengemudi juga harus diperhatikan. Pengemudi harus dalam keadaan fisik yang fit dan sehat saat mengemudi.

Pikiran yang segar dan bebas dari stres juga penting agar pengemudi tetap berkonsentrasi selama berkendara. Jangan memaksakan diri untuk berkendara jika merasa lelah atau mengantuk, dan segera beristirahat di area peristirahatan.

Hindari mengonsumsi obat-obatan yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan mental saat mengemudi. Kondisi fisik dan pikiran yang prima sangat penting untuk keselamatan di jalan raya.

“Jangan memaksakan karena risikonya nyawa manusia. Hindari minum obat-obatan saat mengemudi. kondisi harus prima dan pikiran segar,” ucap Master Trainer Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas-IAABL Astra Isuzu Suharto.

Selain itu, pola pikir atau mindset pengemudi juga harus diperhatikan. Berkendara dengan keselamatan sebagai prioritas utama adalah hal yang harus dipegang teguh. Sikap, kemampuan, dan perilaku pengemudi di jalan raya juga mempengaruhi keselamatan.

Pengemudi dapat menerapkan konsep “journey management” sebelum melakukan perjalanan, seperti merencanakan rute, memperkirakan biaya yang diperlukan, menyiapkan perlengkapan yang akan dibawa, hingga memastikan kendaraan telah diservis dengan baik.

Resep seblak mie kuah pedas, Seger dan mudah dibuat

Mengemudi dengan gaya “economic driving” yang hemat bahan bakar juga dapat berkontribusi pada keselamatan, karena pengemudi akan cenderung berperilaku lebih aman dan hati-hati dalam mengemudi.

Selain itu, “defensive driving” juga penting dalam mengurangi risiko kecelakaan. Pengemudi harus memeriksa kelayakan kendaraan sebelum perjalanan dan berusaha untuk selalu mempertahankan sikap yang tenang dan berpikir jauh ke depan demi keselamatan.

Mengetahui fitur-fitur keselamatan pada kendaraan, baik pasif safety maupun active safety, juga sangat penting dalam mengurangi risiko kecelakaan saat mudik.

“Pasif safety itu misalnya sabuk pengaman, kantong udara dan lain sebagainya. Lalu aktif safety adalah yang mengurangi atau mencegah kecelakaan misalnya lampu rem, lampu sein, sistem ABS, ESC dan lain sebagainya,” kata Suharto.

Melalui kampanye keselamatan berkendara ini, Astra Isuzu berharap angka kecelakaan di jalan raya dapat semakin berkurang.

Diketahui, sepanjang 2022, Astra Isuzu telah melakukan serangkaian kampanye Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas dengan 90 kegiatan yang terselenggara di seluruh cabang Astra Isuzu, baik kegiatan Training for Trainer maupun Training for Customer. Total masyarakat penerima manfaat mencapai 1.800 pelopor berkendara.

Adapun selama periode Januari hingga Maret 2023 telah terlaksana 26 kegiatan kampanye keselamatan berkendara dengan total masyarakat penerima manfaat sebanyak 600 pelopor berkendara.